Available courses

This document explains OPNsense menus, features, and services from a real-world firewall / router mindset, not just GUI descriptions. It is designed for offline reading, long-term reference, and troubleshooting.

Think of OPNsense as:

FreeBSD + pf firewall + routing + security services, wrapped in a clean UI

If Linux uses iptables, OPNsense uses pf — same concepts, different engine.

This document is designed as an offline-friendly, real-world iptables reference. It focuses on mental models, common commands, and patterns you will actually use in servers, EC2, OPNsense-style routing, VPNs, and bridges.

Just simple linux command

💥 Ringkasan Course: Remote Desktop Linux dengan XRDP

Remote akses ke desktop Linux sering dibutuhkan oleh pengguna yang ingin mengelola sistem secara visual dari jarak jauh. Salah satu cara yang paling umum dan ringan adalah menggunakan XRDP, sebuah protokol open-source yang kompatibel dengan Microsoft RDP. Dengan XRDP, kita bisa mengakses desktop Linux dari komputer Windows, macOS, bahkan dari perangkat mobile dengan RDP client.

Course ini bertujuan membimbing peserta dari pengenalan dasar hingga ke konfigurasi tingkat lanjut XRDP pada sistem Debian/Ubuntu maupun RHEL/AlmaLinux/CentOS. Materi dirancang agar cocok bagi pemula maupun admin yang ingin menyediakan remote GUI untuk pengguna mereka.


🌟 Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan course ini, kamu akan dapat:

  • Memahami apa itu XRDP dan cara kerjanya

  • Menjelaskan perbedaan XRDP dengan solusi lain seperti VNC dan SSH X11 Forwarding

  • Melakukan instalasi XRDP pada sistem Debian/Ubuntu dan RHEL-based

  • Mengatur desktop environment agar kompatibel dengan XRDP (XFCE, MATE, dsb)

  • Mengatasi masalah umum saat menggunakan XRDP

  • Meningkatkan keamanan XRDP, termasuk dengan Fail2Ban dan tunneling


📚 Course Ini Cocok Untuk:

  • Sysadmin pemula yang ingin mengaktifkan remote desktop secara cepat

  • Pengguna Linux yang terbiasa dengan GUI

  • Tim support yang butuh akses desktop untuk troubleshooting jarak jauh

  • Pelajar yang ingin memahami opsi remote access selain SSH


Kalau kamu sudah siap, kita bisa lanjut ke Modul 1 dalam mode Canmore 😊

🔐 Ringkasan Course SSH: Belajar Remote Server dengan Aman dan Profesional

SSH (Secure Shell) adalah protokol jaringan yang memungkinkan kita untuk mengakses dan mengelola komputer lain secara aman melalui jaringan yang tidak terpercaya. Dalam dunia Linux, DevOps, dan administrasi server, SSH adalah alat wajib yang digunakan untuk melakukan tugas jarak jauh seperti mengedit konfigurasi, menyalin file, hingga mengatur firewall dari mana saja dengan aman.

Course ini dirancang untuk membimbing kamu dari pemahaman dasar tentang apa itu SSH, hingga ke tahap lanjutan yang mencakup tunneling, keamanan, hingga penggunaan SSH dalam konteks homelab, mobile, dan infrastruktur profesional. Dengan pendekatan praktis dan penjelasan yang ramah, course ini cocok bagi pemula, teknisi jaringan, sysadmin, atau siapa pun yang ingin menguasai manajemen server jarak jauh.

Modul ini akan mengenalkan Anda pada Arch Linux, sebuah distribusi Linux yang dikenal dengan pendekatannya yang minimalis dan "Do It Yourself". Anda akan memahami filosofi dasar Arch, kelebihan dan kekurangannya, serta perbedaannya dengan distro Linux lain.


🎓 Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan modul ini, Anda akan dapat:

  • Menjelaskan apa itu Arch Linux

  • Memahami filosofi KISS (Keep It Simple, Stupid)

  • Mengetahui perbedaan Arch Linux dengan distro lain

  • Menyebutkan kelebihan dan kekurangan Arch Linux

Ini untuk route dari zerotierbridge ke host kemudian ke container yang butuh

Roadmap Pembelajaran Web + Database untuk Siswa SMK PPLG Kelas 1

Kubernetes Command and explanation

This is a list of basic Windows CMD and PowerShell basic command.

Objective: Enable Wi-Fi and Hotspot on MikroTik while letting OPNsense handle NAT, IDS/IPS, and NGFW monitoring for all clients.

This is a reference guide for understanding which security tools monitor network traffic vs host activity, what they can see, and typical protocols.

Purpose

This document explains how to route all traffic or specific destinations (domains) from an OPNsense LAN through a VPS using Tailscale Exit Node.

This setup is useful for:

  • Routing LAN traffic through a VPS IP

  • Bypassing ISP limitations

  • Testing external routing (speedtest, geo IP, etc.)

  • Simple and stable VPN-based egress

Note: Tailscale is based on WireGuard, but provides an Exit Node abstraction that greatly simplifies routing.

This document explains the AWS services you are currently using from a Linux sysadmin / homelab mindset, not marketing language. It is written for offline reference and practical understanding.

This document explains how to turn an AWS EC2 instance into a full TCP/UDP bridge (L4 forwarder) to a private VM behind WireGuard.

In this setup, EC2 does not host services. It only forwards all inbound traffic (TCP & UDP) from its Elastic IP or domain to a backend VM reachable via WireGuard.

This document records the exact working steps to make an EC2 instance appear as a Managed Node in AWS Systems Manager – Fleet Manager, based on real troubleshooting.

This assumes:

  • EC2 instance already exists

  • OS: Ubuntu (22 / 24 both valid)

  • EC2 already running

EC2 installation / AMI selection is intentionally left out.